Berita

Penanganan Bencana Gempa Bumi 21 Agustus 2010 dari Dinas Sosial Bantul.

Selasa Wage, 24 Agustus 2010 13:42 WIB 2991

Pasca kejadian gempa bumi hari Sabtu (21/8) sekitar pukul 18.41 WIB yang berkekuatan 5.0 skala richter yang mengguncang Kabupaten Bantul dan sekitarnya, menindaklanjuti berita media massa menyebutkan adanya sekitar 10 (sepuluh) unit rumah yang mengalami kerusakan parah / roboh di daerah Kecamatan Imogiri, maka Tim Siaga Bantuan Bencana Dinas Sosial Kabupaten Bantul yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas bersama Anggota Polisi Pamong Praja Kecamatan Imogiri mengadakan cheking lokasi di wilayah Kecamatan Imogiri pada hari Ahad (22/8) mulai pukul 07.00 WIB dan hari Senin (23/8) di wilayah Kecamatan Pleret dan Dlingo. Dari hasil pengecekan didapatkan data sebagai berikut : 1. Di wilayah Kecamatan Imogiri tidak ada rumah/bangunan yang roboh/rusak berat. 2. Tidak ada korban jiwa karena gempa tersebut. 3. Sebagian rumah mengalamai rusak ringan ( genting melorot dan retak-retak kecil ) 4. Rumah yang mengalami kerusakan cukup berat yaitu Rumah Sri Rohadi, Nawungan II Selopamioro Imogiri ( teras ambrol, genting melorot, lantai rumah ambles dan tembok retak-retak ) dan Rumah Ali Sarpan, Giriloyo Wukirsari Imogiri ( struktur tembok retak-retak parah dan genteng melorot ) 5. Untuk kedua rumah yang rusak berat tersebut, dari Dinas Sosial telah diberikan bantuan permakanan berupa : beras, sarden, kecap dan minyak goring. 6. Di wilayah Kecamatan Pleret tidak ditemukan adanya rumah yang rusak berat/roboh 7. Di wilayah Kecamatan Dlingo yang tergolong rusak berat adalah rumah milik Ny. Endang Sulastri dan milik Suwijoko, Tekik Temuwuh Dlingo, kerusakan keduanya pada struktur rumah yang retak-retak dan membahayakan. Keduanya juga telah diberikan bantuan permakanan dari Dinas Sosial Bantul. 8. Bangunan umum/milik pemerintah yang mengalami kerusakan cukup parah adalah Pendopo Balai Desa Girirejo Kecamatan Imogiri yakni sebagian besar genteng melorot dan pecah.