Berita

Program Keluarga Harapan (PKH)

Selasa Legi, 20 Agustus 2013 08:38 WIB 3747

Program Keluarga Harapan (PKH) yang diluncurkan sejak tahun 2007 adalah bantuan tunai bersyarat sebagai upaya pelembagaan mekanisme perlindungan sosial bagi Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM). Program ini patut dibanggakan karena penerima diikat dengan syarat yang ketat. Penerima haruslah RTSM, dengan memiliki kriteria tertentu yang terukur seperti Ibu hamil atau nifas, anak Balita, anak usia sekolah dasar SD dan SMP. RTSM juga harus memenuhi kewajibannnya untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan dasar, keberhasilan dan atau kegagalan program ini utamanya dapat diukur dari tingkat partisipasi penerima untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan dasar tersebut. Pembayaran pun didasarkan pada hasil pemenuhan komitmen tersebut, oleh karenanya PKH disebut bantuan tunai bersyarat (conditional cash transfer). Dalam konteks penanggulangan kemiskinan, pemerintah telah menetapkan tiga klaster kemiskinan yang terdiri dari klaster 1 tentang Bantuan dan Perlindungan Sosial, Klaster 2 tentang Pemberdayaan Masyarakat, klaster 3 tentang Pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil. Posisi PKH dalam program penanggulangan kemiskinan berada pada klaster 1 bersama dengan program lainnya yaitu Raskin, Jamkesmas, Beasiswa untuk Siswa Miskin termasuk juga program bantuan sosial untuk Penyandang Cacat, Lansia, Anak-Anak Terlantar dan Kominitas Adat Terpencil. Sasaran program tersebut adalah Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dengan persyaratan tertentu. “Salah satu komitmen penting pemerintah kita adalah menurunkan angka kemiskinan secara signifikan, komitmen ini selaras dengan komitmen bangsa-bangsa di dunia melalui pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium yang dikenal dengan Millennium Development Goals atau MDGs tahun 2015. Dalam kerangka itulah PKH didesain sebagai suatu program yang pro poor harus memberi kontribusi yang tinggi dalam mencapai target-target MDGs”. Berkenaan dengan urgensi dan vitalnya Program Keluarga Harapan (PKH) bagi peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat serta dalam upaya optimalisasi kinerja Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial tentang peningkatan kapasitas dan kompetensi Tenaga Kesejahteraan Sosial Masyarakat guna mencetak tenaga sosial masyarakat professional yang disiapkan, didik dan dilatih sebagai tenaga Operator dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang melayani dan mendampingi para Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) maka, Pusdiklat Kesejahteraan Sosial, Kementerian Sosial RI secara berkelanjutan telah menyelenggarakan Diklat Operator dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).